Sabtu, 05 November 2016

Film film indonesia akhir akhir ini

Sekarang ini, banyak film flm yang lagi bagus bagusnya. Entah itu film yang di produksi di luar negri, maupun karya anak bangsa. Bagus sih. Seenggaknya udah gak ada lagi film film horor indonesia yang nampilin tetek paha tetek paha. Gua pribadi sih miris. Kenapa film horor, malah yang ditonjolinnya tuh sexualitasnya, bukan bagian seremnya. Makanya, gak heran, kalo dulu tuh, film horor jadi seremnya daet, hornynya juga dapet. Bersyukurnya sekarang adalah, film film horor/thriller udah gak sering nampilin yang begituan. Banyak yang sudah mulai tidak menonolkan bagian sexualitasnya.

Tapi, kalo dipikir pikir sih, kebanyakan orang orang, kalo pengen buat sebuah karya, yang belum mempunyai fansbase, pasti bakal membuat karyanya sesuai dengan apa yang masyarakat mau. Beda dengan orang orang yang udah punya fansbase, dan ideologinya kuat, mau bikin film film yang berbobot, yang mana tujuan mereka adalah awards / penghargaan bergengsi. Yah walaupun gak semua orang kayak gini juga sih. Tapi, beberapa yang gua tau, ada yang memang sesuai ideologi mereka aja

Berbeda dengan orang orang yang gak punya / belum punya fansbasenya sendiri, mereka gak bakalan mikirin yang namanya penghargaan. Yang mereka pikirin biasanya, filmnya laku, banyak yang nonton, banyak untung yang masuk. Biasanya orang orang yang buat film film seperti ini, bakalan ngajakin orang orang yang punya followers sosmednya banyak, atau yang sering biasa disebut influencer. Kenapa kebanyakan make infuencer? karena dengan menggunakan jasa mereka, bayarannya gak setinggi aktor aktor yang udah lama di bidang perfilman, dan bisa ngedapetin promosi gratis di sosmed mereka. Iya kan? Gini deh, misalkan si A punya total 25000 followers di sosmednya. Dengan ngajak si a main film, si pembuat film bisa mengkalkulasi 30%an dari followers mereka nonton film iu. Dan disini, para influencer tuh, bagaikan sapi perah. Iya, sapi perah. Gini loh, dengan berhrap promosi gratis. Para pembuat film bisa menyuruh mereka juga, buat workshop, atau anything yang bisa di duitin oleh para pembuat film. Eh, bukan pembuat film sih. Para produser sih lebih tepatnya.

Yak, cukup sekian pembahasan berbobot gua hari ini, semoga gua bisa tetap update di waktu waktu yang udah gua tentukan sendiri.

SEE YOU

ATENG BAWA KAYU
THANK YOU

Tidak ada komentar:

Posting Komentar